Mengapa sebagian atau mungkin mayoritas orang Indonesia masih sulit bersikap objektif dan berpikir kritis?

 Kenapa Banyak Orang Indonesia Sulit Berpikir Kritis? Karena Otaknya Masih Nyangkut di Bokep!

Pernah gak sih kalian diskusi serius di internet, tapi tiba-tiba ada aja orang yang nyeleneh bales dengan argumen super receh, misoginis, atau malah nyerempet mesum? Contohnya kayak yang baru saja saya alamin: saya bahas soal pernikahan dan pilihan hidup, eh ada yang nyautinnya malah nyeret ke hal-hal tak senonoh.

Tiba-tiba ada anomali yang nyahut komentar saya:

Saya balas dengan:

Dan anomali itu balas lagi dengan komentar yang benar-benar mindblowing, tak senonoh dan tak bermoral:

Nah, ini bukti nyata kenapa banyak orang Indonesia susah banget buat berpikir kritis. Bukan karena kurang sekolah, tapi karena mindset mereka masih cetek dan lebih sibuk mikirin hal-hal yang gak relevan.

Kenapa Susah Objektif?

1. Mikir Pakai Nafsu, Bukan Logika

Kalau tiap ada bahasan dikit-dikit otaknya langsung nyangkut ke bokep atau konspirasi murahan, gimana mau berpikir kritis? Diskusi soal pilihan hidup? Dijawab dengan asumsi mesum. Bahas hak perempuan? Dijawab pakai argumen misoginis dari zaman batu.

2. Edukasi yang Fokus di Hafalan, Bukan Nalar

Dari kecil, banyak yang diajarin buat nurut tanpa boleh nanya. Alhasil, pas gede malah alergi sama diskusi terbuka. Mereka gak terbiasa buat analisis dan mempertanyakan sesuatu, jadinya gampang emosi kalau dikasih perspektif baru.

3. Budaya Malu yang Salah Kaprah

Banyak orang lebih takut malu ketimbang takut salah. Makanya, mereka lebih memilih nyerang orang lain dengan komentar bodoh daripada mengakui kalau pendapatnya lemah. Daripada debat sehat, mereka lebih milih ngelawak gak jelas biar gak keliatan kalah argumen.

4. Terjebak di Echo Chamber

Orang-orang ini biasanya cuma baca atau dengar info yang sesuai sama keyakinan mereka. Begitu dikasih perspektif beda, langsung defensif dan nyerang dengan argumen asal-asalan.

Solusi?

Gak ada solusi instan, tapi minimal mulai dari diri sendiri:

  • Biasakan berpikir sebelum ngomong atau ngetik.
  • Latih diri buat terbuka sama sudut pandang baru.
  • Kalo gak ngerti sesuatu, tanya atau cari tahu, bukan asal komen ngawur.
  • Kurangi konsumsi konten receh, perbanyak bacaan yang berbobot.

Pada akhirnya, kalau masih banyak orang yang ngelihat dunia dari perspektif sempit dan nafsu doang, ya jangan heran kalau negara ini susah maju. Sebelum nyalahin pemerintah atau sistem, coba tanya dulu: otak kita udah upgrade, atau masih nyangkut di mindset jadul?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa 15 idiom keren yang wajib diketahui?

Bagaimana pendapatmu mengenai metode intermittent fasting?