Apa makanan yang membuat kamu menyesal telah memakannya?
Pernah pada suatu malam, saya tiba-tiba ingin minum jamu untuk menghangatkan badan saya.
Langsung saya datangi salah satu warung jamu yang berada di sekitar saya. Kondisi warung jamu itu sangat ramai. Saya memesan jamu stamina, dan tidak memperhatikan pembuatan jamu karena kondisi ramai dan saya juga antri lama.
Akhirnya pesanan saya datang, dan langsung saya habiskan saat itu juga jamunya. Tiba-tiba beberapa menit kemudian terjadi reaksi di badan saya. Kepala saya pening, nafas saya memburu, badan saya panas sekujur tubuh. Saya tanya ke penjualnya terkait jamu yang baru saja saya minum.
keterangan:
👧: saya
🧔: penjual jamu
👧: "Mas, tadi saya minum jamu stamina kan? isinya apa?"
🧔: "Ya ini, jamu stamina cuma ada ini kok di sini" (sambil menunjukkan jamu kuat vitalitas pria)
Ilustrasi jamu kuat pria
Saya panik, memang salah saya karena tidak cek ulang pesanan saya. Saya langsung buru-buru pulang dan hendak beristirahat.
Badan saya rasanya panas, tapi penuh semangat dan energi. Serasa ingin main sepak bola 10 ronde, mendaki gunung, menyeberangi samudera!
Seperti banteng ini rasanya:
Tubuh dan wajah saya merah, jantung berdebar, keringat terus bercucuran, saya tidak bisa tidur 1 hari penuh. Sangat fatal efeknya!
Dari kejadian ini saya sadar, bahwa ternyata setiap pernyataan apoteker dalam meracik obat atau jamu sangatlah penting untuk diperhatikan. Bukan hanya dosis, efek samping, dan khasiat yang perlu diperhatikan, tapi juga peruntukkan gender. Obat yang dibuat khusus untuk laki-laki tidak boleh dikonsumsi perempuan karena banyaknya pertimbangan medis yang serius.
Sekian pengalaman saya, terima kasih sudah membaca.
Salam hangat,
Komentar
Posting Komentar