Apa saja trik psikologi untuk mengintimidasi seseorang?
1. Memainkan gerakan kecil. jari yang mengetuk meja, pena yang berputar, tidak cepat, tidak acak.Gerakan yang berulang membuat orang bertanya-tanya apakah itu kebiasaan atau sinyal yang sengaja ditanam.
2. Menatap tanpa tergesa. Bukan tatapan biasa, tapi tatapan yang diam-diam menelanjangi isi kepala lawan bicara. Tidak berkedip terlalu lama, tapi cukup untuk membuat otaknya bertanya…
“Kenapa dia tahu sesuatu yang aku tidak tahu?”
Menyisakan jeda di tengah kalimat.
3. Berhenti mendadak, lalu menatap ke arah yang tak relevan. Orang akan mulai mengisi kekosongan itu dengan kekhawatiran mereka sendiri. Karena Diam kadang lebih keras dari bentakan.
4. Bicara pelan, seolah setiap kata punya bobot yang bisa menimpa tengkuk orang lain. Volume rendah memaksa mereka mendekat, dan ketika seseorang harus mendekat untuk mendengar, secara tak sadar mereka merasa masuk ke wilayah yang bukan miliknya.
5. Menyebut detail yang seolah remeh tapi menembus privasi. Tidak semua orang suka ketika warna sepatu atau aroma parfum mereka tersebutkan begitu saja. Itu mengisyaratkan “Saya memperhatikan lebih dari yang kamu kira.”
6. Menjaga ritme bicara yang tidak simetris. Kadang cepat, kadang lambat, membuat lawan bicara kehilangan pola dan terpaksa menyesuaikan diri dengan tempo yang bukan milik mereka.
7. Berdiri atau duduk sedikit miring, tidak frontal seperti orang sopan pada umumnya. Kepala sedikit condong, tubuh setengah membelakangi, postur yang memberi sinyal samar: saya bisa pergi kapan saja.
8. Mengulang satu kata yang mereka ucapkan, tapi dengan intonasi berbeda. Itu seperti menaruh cermin di depannya, dan membiarkan mereka melihat sisi kalimatnya yang tidak mereka sadari.
9. Menatap sejenak ke arah lain sebelum menjawab pertanyaan. Orang akan berpikir dua kali sebelum mengulanginya. Keterlambatan respon membuat jawaban terdengar seperti hasil pertimbangan yang berat, meski kadang hanya untuk pertanyaan sederhana.
10. Tersenyum di saat yang tidak seharusnya. Bukan senyum lebar, tapi seulas garis di bibir yang tak jelas apakah itu ramah atau ancaman. Tidak ada yang lebih mengganggu daripada ketidakpastian yang dibiarkan hidup.
Selamat Mencoba

Komentar
Posting Komentar