Saat tubuh tidak mendapatkan makanan dalam jangka waktu tertentu, ia memasuki fase pembersihan alami yang disebut Autophagy. Dalam proses ini, tubuh menghancurkan dan mendaur ulang sel-sel yang rusak atau berbahaya, termasuk yang berpotensi menyebabkan penyakit seperti kanker dan Alzheimer.Konsep autophagy semakin dikenal setelah Dr. Yoshinori Ohsumi meraih Nobel Kedokteran pada 2016 karena penelitiannya di bidang ini. Dalam pidatonya, Ohsumi menjelaskan bahwa autophagy, yang berarti "self eating," adalahproses di mana sel memecah dan mendaur ulang komponen-komponennya sendiri.Setelah 12 jam tanpa makanan, tubuh mulai mengaktifkan survival repair mode' dengan beralih membakar lemak sebagai sumber energi. Pada jam ke-16, autophagy mulai bekerja untuk membersihkan sel-sel rusak dan protein yang tidak berfungsi.Proses ini juga meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang mendukung regenerasi jaringan. Sel induk mulaiberegenerasi, peradangan berkurang, dan sistem kekebalan...
Banyak orang sering ngecap mola-mola sebagai ikan paling “ga berguna” di laut. Bentuknya aneh, badannya gepeng, keliatan lemot, dan kadang fotonya viral karena kayak setengah ikan aja. Tapi sebenarnya, di balik stigma itu, mola-mola punya peran penting banget di ekosistem laut. ✨ A pa aja sih kegunaannya? Pengendali populasi ubur-ubur mola-mola suka banget makan ubur-ubur. kalo ga ada dia, jumlah ubur-ubur bisa meledak dan ganggu rantai makanan di laut. Sumber makanan predator besar walau kadang jadi korban hiu atau orca, mola mola tetap jadi bagian penting dari rantai makanan. itu artinya, keberadaan dia ngejaga keseimbangan ekosistem. Indikator kesehatan laut mola-mola termasuk ikan yang sensitif sama perubahan lingkungan. keberadaan mereka bisa nunjukkin apakah suatu wilayah laut masih sehat atau udah tercemar. Nilai edukasi & ekowisata banyak penyelam seneng banget kalo bisa ketemu mola-mola, karena ukurannya raksasa dan langka ditemuin. otomatis ini jadi daya tarik wisat...
Sebelumnya saya mohon maaf jika tulisan saya ini mungkin menyinggung pengemudi taksi online yang ada disini. Tulisan ini hanyalah opini saya pribadi dan berdasarkan pengalaman saya pribadi. Tidak menyamaratakan semua taksi online seperti itu. Ilustrasi taksi online Di kolom komentar, beberapa ada yang pro dengan si Cici, tapi ada juga yang kontra. Dimana yang pro (lebih pilih taksi konvensional, seperti Bluebird,dll), setuju karena beberapa alasan, Lebih profesional, berseragam, identitas lengkap Lebih ramah ke konsumen Cara mengemudinya lebih nyaman Lebih sigap saat konsumen butuh bantuan Istilah gampangnya, kita betul-betul diperlakukan sebagai Boss Ilustrasi taksi konvensional Di awal-awal kemunculan layanan taksi online, memang orang-orang berbondong-bondong pindah ke layanan taksi online, karena tarifnya yang lebih murah dibandingkan taksi konvensional. Ditambah kepraktisan karena bisa dipesan lewat hape. Saat itu, setahu saya, pengemudi taksi online masih dimanjakan dengan ...
Komentar
Posting Komentar