Apakah Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat yang Tidak Utuh Tetap Dikembalikan ke Keluarga?
Dalam kasus kecelakaan pesawat, proses penanganan jenazah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mengikuti prosedur resmi. Jika korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, seperti hanya bagian tubuh tertentu yang bisa diidentifikasi, tetap ada upaya untuk mengembalikannya kepada keluarga.
1. Proses Identifikasi dan Evakuasi
Setelah kecelakaan, tim forensik dan penyelamat akan bekerja untuk mengumpulkan semua bagian jenazah yang ditemukan. Proses identifikasi bisa dilakukan melalui:
✅ Pemeriksaan DNA – Mencocokkan dengan keluarga korban
✅ Sidik jari – Jika masih memungkinkan
✅ Data gigi – Menggunakan rekam medis gigi korban
Jika hanya bagian tubuh tertentu yang bisa diidentifikasi, maka itu tetap dianggap sebagai bagian dari jenazah korban yang layak untuk diserahkan kepada keluarga.
2. Proses Penyerahan ke Keluarga
Setelah identifikasi selesai, pihak berwenang akan menghubungi keluarga korban dan memberikan opsi untuk pengambilan jenazah. Keluarga berhak menerima bagian tubuh yang ditemukan, bahkan jika hanya sebagian kecil seperti tangan atau kaki.
Dalam beberapa kasus, jika jenazah tidak ditemukan sama sekali atau sangat sulit diidentifikasi, keluarga bisa memilih untuk tetap mengadakan upacara peringatan atau pemakaman simbolis sebagai bentuk penghormatan terakhir.
3. Hukum dan Kebijakan di Berbagai Negara
Kebijakan penyerahan jenazah bisa sedikit berbeda tergantung pada negara dan maskapai yang menangani kecelakaan tersebut. Namun, prinsip umumnya adalah menghormati hak keluarga untuk menerima jenazah dan memberikan penghormatan terakhir sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Kesimpulan
Ya, meskipun jenazah korban kecelakaan pesawat ditemukan dalam kondisi tidak utuh, bagian tubuh yang teridentifikasi tetap akan dikembalikan kepada keluarga. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap korban dan hak keluarga untuk memberikan perpisahan dengan layak.
Komentar
Posting Komentar