- Obsesi mendadak dengan masa lalu. Bukan nostalgia biasa, tapi lebih seperti kebutuhan mendesak untuk membereskan "urusan yang belum selesai". Mereka bisa menghabiskan berjam-jam memilah foto lama atau menulis surat yang tidak pernah terkirim.
- Muncul apa yang disebut "paradoxical undressing" - dorongan aneh untuk melepas pakaian meski dalam kondisi dingin. Ini terjadi karena gangguan pada sistem termoregulasi tubuh yang sudah di ambang batas.
- Ada fenomena menarik yang disebut "terminal lucidity" - kejelasan sesaat sebelum akhir. Orang yang tadinya lemah mendadak bertenaga, yang pikun mendadak ingat semuanya dengan jernih. Fenomena ini seperti lampu yang menyala terang sesaat sebelum padam.
- Perubahan suhu tubuh yang tidak masuk akal. Bukan demam atau menggigil biasa, tapi seperti tubuh kehilangan kemampuan mengatur termostatnya sendiri. Kadang panas seperti kompor, lalu dalam hitungan menit dingin seperti es.
- Perubahan warna kulit yang tidak biasa. Saya tidak membicarakan pucat karena kurang darah, tapi ada semacam bercak kebiruan yang muncul di area tertentu, terutama di ujung-ujung jari dan sekitar mulut.
- Muncul fenomena "Deathbed phenomena" - dimana orang mulai melihat atau merasakan kehadiran orang yang sudah meninggal. Ini bukan halusinasi biasa, tapi pengalaman yang sangat nyata bagi mereka yang mengalaminya.
- Perubahan pada ritme pernapasan. Ada pola yang disebut "Cheyne-Stokes breathing" - napas yang teratur lalu mendadak berhenti beberapa detik, kemudian mulai lagi dengan ritme berbeda.
- Ada perubahan pada cara bicara. Bukan sekadar pelo atau cadel, tapi lebih ke arah pemilihan kata dan topik pembicaraan yang berubah total. Mereka bisa mendadak berbicara tentang hal-hal yang tidak pernah mereka bicarakan sebelumnya.
- Perubahan pada pola tidur. Bukan sekadar insomnia atau tidur berlebihan, tapi ada yang lebih dalam. Tubuh mulai menunjukkan ritme istirahat yang kacau - kadang terjaga 40 jam non-stop, lalu tidur seperti orang mati selama 20 jam. Ini terjadi karena sistem pengatur waktu biologis dalam otak mulai mengalami gangguan serius.
- Perubahan nafsu makan yang drastis. Saya tidak membicarakan diet atau memang sedang tidak mood makan. Tapi bayangkan seseorang yang dulunya doyan nasi goreng mendadak sama sekali tidak bisa mencium aroma masakan tanpa merasa mual. Atau sebaliknya, mendadak makan seperti kesetanan padahal sebelumnya sangat menjaga pola makan.
Apa 15 idiom keren yang wajib diketahui?
It takes two to tango : Melakukan atas sama-sama mau Lets take a raincheck : Menjadwalkan ulang suatu ajakan Wild goose chase : Melakukan sesuatu yang hampir tidak mungkin/membuang waktu Speak of the devil : Baru saja dibicarakan Burn the midnight oil : Lembur Getting on my nerves : Menyebalkan Time to face the music : Menghadapi konsekuensinya Like two peas in a pod : Mirip/sama Sight for sore eyes : Cantik/sedap dipandang Water under the bridge : Melupakan (masalah) yang sudah terjadi Ring a bell : Sesuatu yang familiar Cut/give some slack : Beri kelonggaran/harap maklum Piece of cake : Mudah sekali Turn over a new leaf : Memulai sesuatu yang baru/dari awal At the eleventh hour : Mendadak/mepet 24/7 (read: twenty four seven): Setiap saat Once in a blue moon : Jarang Go the exta miles: Usaha yang lebih Head over heels: Tergila-gila/cinta mati Out of the blue: Tidak terduga/tiba-tiba Kiss and make up: Baikan (setelah bertengkar) More than meets the e...
Komentar
Posting Komentar