Apakah suku Aztec benar-benar mengorbankan putri kerajaan mereka?
Parah banget deh orang Aztec ini!
Mereka nggak cuma ngorbanin putri raja, tapi bikin ritualnya jadi tontonan yang super ngeri. Bisa dibayangin kayak persembahan kematian massal yang berdarah-darah, atau kayak pertunjukan Cirque du Soleil versi ekstrem penuh darah dan organ dalam. Mereka ngelakuin ini semua karena percaya semakin berharga persembahannya, semakin senang para dewa mereka yang doyan darah. Nggak cuma membahagiakan dewa, mereka juga lagi memperkuat kerajaan yang dibangun di atas tulang belulang dan ketakutan orang lain.
Biar lebih jelas, coba liat suku Mexica, yang nantinya bakal jadi orang Aztec. Geng pendatang baru ini awalnya dikuasai Culhuacan. Terus mereka mengelabui raja Culhuacan dengan minta putri sang raja untuk dinikahin. Janjinya sih bakal diperlakukan sebagai ratu, tapi mahkota yang dimaksud orang Mexica beda banget. Mereka punya rencana lain yang melibatkan pisau obsidian tajem dan Huitzilopochtli, dewa perang mereka.
Setelah putri raja Culhuacan ada di tangan, mereka langsung beraksi.
Gadis malang itu dibantai, dikuliti sehingga mirip kostum Halloween yang super serem. Terus baru deh datang puncak acaranya: ada imam Mexica yang dengan bangga mengenakan kulit putri raja yang udah dikelupasin itu di festival, kayak model catwalk yang kesurupan. Wajar aja kalau raja Culhuacan jijik abis ngelihatin pertunjukan berdarah-darah itu. Dia langsung ngusir orang Mexica dari tanahnya.
Tapi pengusiran itu malah ngebakar semangat orang Mexica.
Mereka jadi tertantang buat membangun kota sendiri, Tenochtitlan. Bayangin aja, kota ini penuh piramida yang berlumuran darah dan baunya kematian yang menyengat.
Dan tahukah kamu? Kota inilah yang jadi jantung Imperium Aztec!
Komentar
Posting Komentar