Apa penyebab seseorang suka belibet ketika berbicara dan susah untuk menjelaskan sesuatu?

 Saya termasuk orang yang belibet ketika berbicara :)

Saya bahkan merasa sangat susah sekali untuk menjelaskan apa yang saya pikirkan dan apa yang ingin saya katakan. Saking banyaknya hal yang saya pikirkan, semakin saya menggebu gebu ingin mengatakan hal itu, tetapi semakin belibet bicara saya.

Saya menyadari satu hal, penyebab nya adalah karena saya jarang didengarkan.

Jika saya ingin membicarakan sesuatu, saya merasa tidak ada yang mau mendengarkan. Awalnya dimulai dari memendam semua hal yang ingin saya katakan.

Karena saya tidak pernah didengarkan, saya tidak tahu bagaimana rasanya didengarkan.

Saya terlalu sibuk mendengarkan orang lain sampai saya menyadari bahwa saya sangat jarang didengarkan.

Padahal banyak sekali hal yang ingin saya sampaikan, saya hanya butuh pendengar yang baik dan tertarik dengan apa yang saya sampaikan.

Tetapi ternyata tidak ada yang tertarik, jadi saya memendam semua nya sendiri.

Itulah yang saya sadari mengapa bicara saya suka belibet.

Ternyata karena tidak tau rasanya didengarkan, dan terlalu sibuk mendengarkan.

" Untuk apa mengatakan nya? Orang lain juga tidak akan mendengarkan nya. "

Itu kata yang sering keluar dipikiran saya ketika ingin mengatakan sesuatu.

Karena saya tidak pernah didengarkan, maka semakin jarang pula saya berbicara, itulah kenapa ketika ada yang mau mendengarkan saya dan banyak nya hal yang saya pikirkan, sekalinya berbicara saat saya sampaikan selalu belibet.


Ada beberapa penyebab mengapa seseorang bisa belibet atau kesulitan menjelaskan sesuatu dengan jelas:

  1. Kecemasan atau Stres: Saat seseorang merasa cemas atau stres, kemampuan berbicara mereka bisa terpengaruh. Rasa gugup bisa membuat seseorang sulit menemukan kata-kata yang tepat dan mengorganisasi pikiran mereka.

  2. Kurangnya Persiapan: Jika seseorang tidak cukup mempersiapkan materi atau tidak benar-benar memahami topik yang dibicarakan, mereka mungkin akan kesulitan menjelaskan dengan jelas.

  3. Kurangnya Kepercayaan Diri: Rasa kurang percaya diri bisa membuat seseorang merasa tidak yakin dengan apa yang mereka katakan, sehingga mereka jadi belibet.

  4. Kelelahan atau Gangguan Kesehatan: Kelelahan fisik atau gangguan kesehatan seperti gangguan bicara bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk berbicara dengan jelas.

  5. Kurangnya Pengalaman: Belum terbiasa berbicara di depan umum atau menjelaskan sesuatu bisa membuat seseorang mengalami kesulitan dalam menyusun kata-kata dengan baik.

  6. Gangguan Kognitif atau Neurologis: Dalam beberapa kasus, gangguan kognitif atau neurologis bisa memengaruhi kemampuan berbicara dan berkomunikasi secara efektif.

  7. Overthinking: Kadang-kadang, seseorang terlalu memikirkan bagaimana seharusnya mereka berbicara sehingga mereka malah kesulitan untuk menyampaikan pikiran mereka dengan lancar.

Jika seseorang mengalami kesulitan ini secara terus-menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari mereka, mungkin ada baiknya untuk mencari bantuan dari seorang profesional seperti psikolog atau ahli terapi bicara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa 15 idiom keren yang wajib diketahui?

Bagaimana pendapatmu mengenai metode intermittent fasting?