siapakah yang akan beruntung ?
Beberapa hari lalu saya membaca ulang sebuah promo lama dari Mie Gacoan, waralaba mie pedas yang sedang naik daun itu. Promo yang katanya iseng tapi bikin heboh: “Tukar uang receh, dapat 1 paket mie gratis.” Lucu, kan? Mie ditukar receh. Seolah-olah mereka sedang jadi bank kecil. Tapi saya mulai berpikir… Apa benar ini cuma sekadar marketing gimmick? Atau ada sesuatu yang lebih besar, lebih sunyi, dan lebih strategis yang sedang terjadi di balik tumpukan uang logam itu? Dan semakin saya selami, semakin saya merasa: ini bukan sekadar promo. Ini adalah penyedotan logam bernilai nasional yang disamarkan dalam bentuk makanan pedas. Tahukah Kamu…? Mie Gacoan secara spesifik meminta uang logam Rp 500 dan Rp 1.000. Kalau kamu perhatikan, dua koin ini bukan sembarangan: Koin Rp 500 lama terbuat dari kuningan. Koin Rp 1.000 bergambar kelapa sawit adalah koin bimetalik, dengan bagian tengahnya juga dari kuningan. Dan seperti yang kita tahu, kuningan adalah logam campuran dari tembaga dan s...